PROGRAM ARKA
Arka Konservasi Indonesia Theory of Change
Program ARKA dirancang melalui ruang lingkup kerja yang menghubungkan riset ilmiah, dukungan kemitraan, pengelolaan konservasi alam, serta penguatan penghidupan masyarakat adat dan komunitas lokal.
RUANG LINGKUP KERJA
Lima model kerja utama berdasarkan Theory of Change ARKA.
Setiap model kerja diterjemahkan ke dalam aktivitas, keluaran, dan hasil perubahan yang mendukung dampak ekosistem di tingkat bentang alam.
ALUR TOC
Dari aktivitas program menuju perubahan yang dapat diukur.
Setiap ruang lingkup kerja ARKA diterjemahkan ke dalam aktivitas, keluaran, dan hasil perubahan yang mendukung dampak ekosistem di tingkat bentang alam.
Project Baseline and MEL
Riset Ilmiah
Aktivitas
- Riset untuk baseline program dan kebutuhan monitoring, evaluation, and learning.
- Riset kolaboratif dengan universitas dan pihak lain yang dipimpin serta didanai oleh AKI.
Output
Laporan, publikasi ilmiah, dataset, dokumentasi foto, dan produk terkait lainnya yang berasal dari program yang diimplementasikan, dipimpin, atau didanai oleh AKI.
Outcome
Program yang dipimpin dan dijalankan oleh AKI dapat diukur, dipantau, dan dievaluasi dengan pendekatan berbasis ilmiah. Data yang dihasilkan juga dapat berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan manajemen konservasi.
Partnership Support
Dukungan Kemitraan dan Implementasi Program
Aktivitas
- Implementasi lapangan untuk program perhutanan sosial milik pemerintah.
- Penilaian dan konsultasi lingkungan.
- Riset kolaboratif untuk mendukung program mitra.
- Pengembangan desain proyek mitra agar lebih sistematis dan mudah dipahami.
Output
Kemitraan dalam manajemen proyek, implementasi program, layanan konsultasi, serta produk berbasis dokumen seperti laporan proyek, working paper, policy brief, laporan asesmen, dan publikasi riset sesuai kebutuhan mitra.
Outcome
Kontribusi tidak langsung untuk mendukung target keberlanjutan klien atau mitra melalui dukungan teknis di wilayah proyek mereka.
Nature Conservation Management
Model Pengelolaan Konservasi Alam Multi-Pendekatan
Aktivitas
- Pendekatan kebijakan konservasi.
- Model konservasi bentang alam.
- Model konservasi spesies.
- Pengembangan masyarakat adat dan komunitas lokal yang selaras dengan perlindungan alam dan hukum adat.
- Proyek community-based carbon credit dan biodiversity credit.
Output
Implementasi dan pengembangan proyek Nature Conservation Management dalam periode tertentu dan dengan pendanaan yang dialokasikan.
Outcome
Alam dapat dikonservasi dan dilestarikan, sekaligus meningkatkan penghidupan masyarakat adat dan komunitas lokal di dalam serta sekitar wilayah proyek.
IPLCs Livelihood Thriving
Pariwisata Berkelanjutan
Aktivitas
- Paket perjalanan ekowisata.
- Penguatan kapasitas masyarakat adat dan komunitas lokal dalam mengelola ekowisata.
- Pengukuran dan kompensasi carbon neutral.
Output
Paket ekowisata yang lengkap dan terfasilitasi, didampingi pemandu lokal terlatih sesuai kebutuhan, serta terintegrasi dengan skema carbon neutral.
Outcome
Kompensasi yang terkumpul dari perjalanan dialokasikan untuk proyek carbon offsetting yang dapat dijalankan oleh pengembang lain atau oleh AKI sendiri.
IPLCs Livelihood Thriving
Agroforestri Berkelanjutan
Aktivitas
- Mendukung masyarakat adat dan komunitas lokal menggunakan metode agroforestri berkelanjutan pada kopi dan kakao.
- Membantu petani lokal memperoleh sertifikasi keberlanjutan.
- Memberikan pelatihan agroforestri untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas produk.
- Mengembangkan model ekonomi sirkuler untuk menjual produk masyarakat.
- Memasarkan produk ke pasar yang lebih luas di Kalimantan Barat, Indonesia, dan Asia Tenggara.
Output
Produk agroforestri seperti kopi, kakao, dan komoditas lainnya dengan sertifikasi keberlanjutan di bawah brand ARKA serta model ekonomi sirkuler untuk meningkatkan penghidupan lokal.
Outcome
Pemanfaatan agroforestri dan hasil hutan bukan kayu meningkatkan penghidupan lokal secara langsung tanpa merusak lingkungan sekitar. Alam tetap lestari dan ekonomi lokal bertumbuh.
