TENTANG ARKA

Konservasi yang tidak memisahkan manusia dari alam.


Arka Konservasi Indonesia hadir dari keyakinan bahwa pelestarian alam hanya bisa bertahan jika berjalan bersama manusia yang hidup paling dekat dengan ekosistemnya.

Dari Kalimantan Barat, kami menghubungkan riset ilmiah, kearifan lokal, kebijakan, dan peran masyarakat adat serta masyarakat lokal untuk menjaga bentang alam Indonesia tetap lestari dan memberi kehidupan.

Manusia & Alam Hidup Selaras

Konservasi partisipatif, riset, dan pemberdayaan masyarakat.

PILAR KERJA

Tiga jalan kerja untuk menjaga alam dan menguatkan masyarakat.

Kami percaya konservasi yang bertahan lama selalu tumbuh dari hubungan yang adil antara ekosistem, ilmu pengetahuan, dan kehidupan masyarakat.

Pemberdayaan Berkelanjutan
Kami mendukung model ekonomi sirkuler bagi masyarakat di sekitar kawasan hutan, agar penghidupan dapat tumbuh tanpa merusak ekosistem.

Konservasi Partisipatif
Kami mendorong perlindungan hutan dan spesies kunci bersama masyarakat adat dan lokal, dari pemetaan wilayah hingga pemantauan lapangan.

Kajian Ilmiah
Kami menghubungkan riset, data lapangan, dan kebijakan agar keputusan konservasi dapat berdiri di atas bukti yang kuat.

TEORI PERUBAHAN

Alur kerja ARKA dari ruang lingkup program menuju dampak ekosistem.

Kerangka perubahan ARKA menunjukkan bagaimana riset, kolaborasi, konservasi multi-pendekatan, pariwisata berkelanjutan, dan agroforestri berkelanjutan berkontribusi pada keberlanjutan ekosistem serta penghidupan masyarakat di tingkat bentang alam.

Ruang Lingkup Kerja
Kontribusi Perubahan
Dampak

Riset Ilmiah

Berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan pengelolaan konservasi

Kemitraan & Kolaborasi

Aksi kolaboratif untuk memperluas dampak dan manfaat konservasi

Model Konservasi Alam Multi-Pendekatan

Melestarikan alam, termasuk masyarakat adat dan komunitas lokal dalam bentang alam

Pariwisata Berkelanjutan

Agroforestri Berkelanjutan

Meningkatkan penghidupan masyarakat adat dan komunitas lokal

Scroll to Top